Aku adalah seorang wanita yang pernah dilahirkan ke muka bumi karena cinta. Ya, aku dilahirkan karena cinta. Buah cinta dari dua insan yang terjalin di atas tali suci pernikahan. Buah cinta dan karena cinta. Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah –rahimahullah– dalam kitab cintanya yang bertajuk Raudhatul Muhibbin wa Nuzhatul Musytaqin mengatakan bahwa alam semseta ini bahkan diciptakan karena cinta. Dua insan itulah orangtuaku. Karena sebab mereka, kudilahirkan di muka bumi tuk menorehkan sejarah kehidupan manusia.

Adapun tentang episode kehidupan yang kujalani adalah sebuah episode cinta. Episode yang kulalui berdasarkan cinta. Cinta suci tanpa noda percakapan gombal dan palsu.

Di mana kutinggal?

Allah telah mentaqdirkanku menetapi salah satu permukaan bumi-Nya yang sangat indah dan menawan. Sebuah tempat yang tak ada yang menandingi keindahan dan keelokannya karena memang semua ciptaan-Nya benar-benar di puncak kesempurnaan. Ya, negeri Andalas atau Andalus yang terambil dari bahasa ‘Arab yang bermakna “indah”. Ya, tepatnya Tulus Ayu, Belitang Madang Raya, Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.

Owh ya, hampir kulupa mengenalkan namaku sendiri. Baiklah, nama lengkapku adalah Tika Maya Sovia. Nama yang indah bukan? Betapa tidak? Sebuah susunan nama yang termasuk di dalamnya nama yang pernah diberikan kepada sosok ibunda kaum mukmini. Beliaulah Shafiyyah (Sovia) binti Huyai binti Akhthab, istri Nabi Muhammad –shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Tahukah Anda apa artinya? Artinya adalah jernih. Ya, sejernih kaca dan air yang baru diturunkan dari langit cerah nun indah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s